Coffee Break 07 Desember 2017


Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai aktiva bersih (NAB) atau dana kelolaan reksa dana pada akhir November 2017 mencapai Rp439,14 triliun atau tumbuh 29,63% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp338,7 triliun. Hingga November 2017, NAB reksa dana saham mendominasi dengan total dana kelolaan sebesar Rp116,41 triliun dari 255 produk. Berikutnya, reksa dana terproteksi yang mencatat NAB sebesar Rp105,61 triliun dari 731 produk, diikuti oleh reksa dana pendapatan tetap dengan dana kelolaan sejumlah Rp100,62 triliun dari 260 produk. Sementara itu, reksa dana pasar uang per November 2017 mencatat NAB sejumlah Rp56,41 triliun dari 130 produk. Pada periode yang sama, dana kelolaan reksa dana campuran mencapai Rp24,96 triliun dan reksa dana syariah sebesar Rp24,54 triliun.

Pertumbuhan NAB sebesar 29,63% pada tahun ini merupakan yang tertinggi dalam 6 tahun terakhir. Pada 2016 lalu pertumbuhan NAB sebesar 24,55%, sementara pada 2015 pertumbuhannya melambat menjadi 12,58%. Pada 2014, pertumbuhan NAB tercatat sebesar 25,46%.

Bagaimana Pendapat Anda?